Header Ads

ads header

Seminar Motivasi di Bursa Kerja IPSM 2011

Dalam rangka pekan anniversary IPSM , salah kegiatan yang diadakan di sela sela Bursa kerja adalah seminar Motivasi. Dilakukan di Game Room Community Center . Pada hari selasa 8 Maret 2011. Pembicara adalah Sugianto, motivator dan penulis buku motivasi. Sugianto adalah perwakilan dari Rotary Club.

Materi motivasi yang dibawakan oleh Sugianto adalah berpikir positif. Bagaimana membangun sikap positif. Salah seorang Peserta seminar menanyakan tentang usaha yang sudah dilakukan dengan kerja keras misalnya berusaha mencari kerja namun tidak mendapatkan hasil lalu terjadi pikiran negarif. 

Penanya lain menanyakan tentang sikap menghadapi seorang pencuri, sementara diri kita dianjurkan untuk menghapuskan kecemburuan, kebencian, kemarahan dan kecurigaan. Karena hal tersebut di atas adalah perusak kedamaian.

Kita biasa menghadapi sikap negatif dari orang lain, hal itu biasa namun dengan berpikir positif hal tersebut dapat diatasi, kata Sugianto.

Manusia memiliki penampilan terlihat atau visual hanya beberapa persen. Namun yang tersembunyi ada integritas, responsibility, self convidance, loyal pada tugas, kreatif, ihklas. Hal ini dimiliki oleh semua orang tanpa melihat latar belakang apakah ia cacat atau normal, kata Sugianto.

Untuk mewujudkan sikap positif atau membangun sebuah target dapat diperkuat dengan visualisasi dan afirmasi. Proses visualisasi. Atau memprogram diri kita. Hal ini dapat dilakukan saat kondisi rileks. Saat kondisi pikiran berada dalam kondisi gelombang Alfa.

Seminar ini berlangsung selama dua jam. Dari pukul 14.00 hingga 16.00. Peserta pelatihan terdiri dari pekerja, pengurus unit kegiatan.

Sugianto mengatakan bahwa pekerjaan tidak membutuhkan anda namun andalah yang membutuhkan pekerjaan. Kalau anda mencinta pekerjaan dapat mengespresikan dengan penuh perhatian. Untuk mengepresikan diri butuh pengakuan. Kalau mencintai pekerjaan, sesulit apapun bisa diatasi.

Dalam bekerja sesuai dengan prinsip bekerja adalah happines, expertise, totality, money. Sugianto menganjurkan berpikir positif terhadap lingkungan atau dunia di sekeliling kita. Tidak ada lingkungan yang buruk . Setiap lingkungan itu baik adanya. Cara pandang kitalah yang mempengaruhi baik atau buruknya lingkungan.
Kalau anda negatif, akan sulit untuk mengembangkan diri dan orang lain serta lingkungan. Untuk mengatasi pikiran negatif dapat diatasi dengan teknik bersyukur. Kalau bersyukur pikiran bisa berubah. Kalau bersyukur secara spiritual mendekatkan diri dengan sang pencipta. Karena semua pengalaman yang ditemui berasal dari Tuhan. Pengalaman adalah untuk belajar dengan baik. Jadi kalau ada yang diberi tidak naik gaji juga adalah pengalaman. 

Sikap mental memberi dimana mentalitas kelimpahan versus mentalitas kelangkaan. Kelangkaan berpikir bahwa segala sesuatu adalah langka dan berpikir harus berebut untuk mendapatkannya. Kalau kelimpahan berpikir bahwa segala sesuatu berlebih sehingga mudah mendapatkannya. Contoh berpikir mentalitas kelimpahan adalah sumur. Kalau sumur sering ditimba maka airnya terus keluar. Tapi kalau tak ditimba selama sekian lama maka airnya pun tak akan keluar. Memberi sama dengan menanam.
Memberi dalam pekerjaan. Adalah memberikan nilai tambah bagi orang lain, berikan peningkatan hidup bagi orang lain, berikan manfaat bagi orang lain. Memberi harus rela, tulus ihklas tanpa pamrih.