Pelatihan Grafologi bersama IPSM
Tidak terasa sudah beberapa bulan berlalu sejak kami menyelenggarakan Pelatihan Graphology untuk seleksi dan rekrutment.
Selanjutnya sebagai bagian dari Program kerja IPSM Barelang yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan Bapak/Ibu maka kami akan menyelenggarakan:
“CERTIFIED GRAPHOLOGY ANALYST (CGA)”
yang akan mendapat Sertifikat Internasional dari Belanda (Advance)
Trainer: Dono Baswardono, AISEC, MA, Ph.D
Akan diselenggarakan pada:
Rabu – Sabtu, 16 sd 19 November 2011
Di Wisma Batamindo, Mukakuning
NOTE: Peserta Terbatas!!!
Hanya Rp. 3.500.000 (Non Member IPSM) Rp. 3.000.000,- (Member IPSM)
Harga yang kami berikan adalah harga special di Batam.
Training CGA dengan instruktur yang sama di Jakarta, Bandung & Semarang, atau kota lain yaitu Rp. 4.500.000,-
SILAKAN BUKTIKAN !!!
INFORMASI & PENDAFTARAN :
Pengurus IPSM, Yati Laila ~ 0812-701-3064,
Fifien Sitorus ~ 0813- 7220-0475,
Ratna ~ 0813-6481-1876.
Demikian kami sampaikan informasi ini, atas perhatian dan partisipasi yang sangat baik dari Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.
Salam hormat,
IPSM BARELANG Periode 2010-2013
” Bersama Kembangkan Sumberdaya Manusia ”
Graphology
Graphology berasal dari kata graphos dan logos. Graphos adalah bentuk-bentuk coretan tangan, goresan tangan, guratan tangan, dapat berupa tulisan, gambar, bentuk-bentuk beraturan dan tidak beraturan. Sedangkan logos adalah ilmu atau konsep-konsep pemahaman. Jadi, Graphology adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji bentuk-bentuk coretan tangan atau hasil tulisan tangan seseorang, kemudian menginterpretasikannya sesuai dengan kriteria-kriteria yang terdapat didalam pribadi penulisnya.
Graphology dapat menganalisa kepribadian seseorang tanpa orang tersebut sadar dan merasa bahwa dirinya akan atau sedang dianalisa. Hal tersebut dapat mengurangi kemungkinan ketidakakuratan hasil tes yang diakibatkan oleh usaha sadar ataupun tidak sadar dari orang yang akan dianalisa tersebut untuk mendapatkan hasil tes yang diinginkannya.
Graphology tidak akan menjadi kuno karena tidak menggunakan pertanyaan tes yang selalu butuh untuk diperbaharui, atau mendiskriminasi hal yang berhubungan dengan kebudayaan. Graphology juga merupakan alat tes multi bahasa dikarenakan
Graphology tidak menganalisa isi tulisan, sehingga penggunaannya menjadi sangat luas di segala macam budaya.
Sekalipun seseorang itu adalah aktor yang sangat handal namun ia tidak dapat mengubah tulisan tangannya untuk mendapatkan kesan yang diinginkan, karena tulisan tangan dihasilkan dari proses pikiran bawah sadar seseorang yang kemudian direfleksikan melalui kontraksi syaraf dan otot pada tangan dan proses ini akan terjadi atau berlangsung secara alami, tidak dapat dimanipulasi atau dibuat-buat berdasarkan keinginan sadar seseorang.
Beberapa contoh informasi yang dapat diketahui dari hasil tulisan tangan seseorang antara lain :
» Prioritas dalam hidup
» Kreativitas, inisiatif, dan imajinasi
» Kejujuran, keramahan, dan ketulusan
» Loyalitas, integritas dan tanggung jawab
» Energi fisik, Motivasi, daya juang, dan ambisi
» Selera humor, fleksibilitas, dan dinamika kinerja
» Kemampuan analitis dan penyelesaian masalah
» Pengontrolan diri, optimisme, dan stabilitas kerja
» Kemampuan menjual suatu produk atau konsep,
» Kemampuan beradaptasi dan menyesuaikan diri
» Kestabilan kepribadian, kedewasaan, kemandirian
» Cara yang digunakan untuk mendapatkan sesuatu
» Kemampuan berorganisasi dan bekerja sama dalam tim
» Kemampuan administratif, ketelitian, dan kerapian bekerja
» Perbandingan antara kesesuaian kepribadian dengan posisi
» Kemampuan untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki
» Kemampuan mengatur / manajemen, kepemimpinan, ketegasan
» dll.
Analisis Graphology dapat digunakan dalam banyak bidang, antara lain; bidang pendidikan, bimbingan dan konseling pekerjaan, kepegawaian, manajemen bisnis penanganan kasus di kepolisian, analisis dokumen pertanyaan, dll.
Graphology adalah ilmu yang mempelajari tentang analisa tulisan tangan untuk mengintepretasi karakter dan kepribadian seseorang, termasuk ’identitas’ diri seseorang. Graphology merupakan alat tes kepribadian yang sangat sederhana dan tidak biasa. Menulis adalah gerakan motorik yang dihasilkan oleh kontraksi system syaraf dan otot, yang merupakan refleksi dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar manusia. Pikiran sadar akan mengatur apa yang ditulis sedangkan pikiran bawah sadar akan mengatur cara tulisan tersebut dibuat. Oleh karena itu, tulisan tangan merupakan cerminan dari pikiran, suasana hati, spontanitas dan cara pandang seseorang tentang keseluruhan lingkungannya. Beratus – ratus tahun yang lalu, Aristoteles membagi manusia ke dalam tiga aspek yaitu body, mind and spirit atau sekarang lebih dikenal dengan istilah physical, mental and emotional.
Tulisan tangan dan tanda tangan seseorang bersifat unik sehingga tidak mungkin sama dengan tulisan atau tanda tangan orang lain. Dengan demikian apabila tulisan tangan kita dimasukkan ke dalam ratusan tumpukan tulisan tangan orang lain, maka kita akan tetap dapat mengenali tulisan tangan atau tanda tangan kita sendiri. Melalui Graphology dapat diketahui kondisi body/physical khususnya kesehatan penulis, termasuk didalamnya kondisi fisik yang tertentu seperti ketergantungan pada obat-obatan atau alcohol dan juga dorongan fisik yang dimiliki oleh penulisnya (termasuk kecenderungan agresif, kasar dan dorongan sexual).
Beberapa contoh manfaat grafologi yaitu:
a. Bidang industri: untuk membantu mengetahui kepribadian/karakter, termasuk di dalamnya ketidakjujuran karyawan, membantu pada proses recruitment dan penempatan karyawan.
b. Bidang kemiliteran (TNI & POLRI): sebagai alat untuk membantu mengungkap kebohongan tersangka kejahatan.
c. Bidang psikologi: untuk mendeteksi kecenderungan abnormalitas pada klien.
d. Bidang pendidikan: membantu untuk penempatan jurusan setelah lulus kuliah, mengenal bakat dan minat siswa.
Dan masih ada lagi manfaatnya, misalnya lagi untuk lingkungan keluarga, untuk membantu lebih saling memahami karakter pasangan masing – masing, sehingga terjadinya kesaling pengertian satu sama lain, untuk mengetahui kepribadian anak, apakah anak memilki kecenderungan abnormalitas pada seksualitasnya, psikologisnya, ataupun emosi, kcenderungan berbohong, bahkan mengetahui kecenderungan bakat si anak.
Selanjutnya sebagai bagian dari Program kerja IPSM Barelang yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan Bapak/Ibu maka kami akan menyelenggarakan:
“CERTIFIED GRAPHOLOGY ANALYST (CGA)”
yang akan mendapat Sertifikat Internasional dari Belanda (Advance)
Trainer: Dono Baswardono, AISEC, MA, Ph.D
Akan diselenggarakan pada:
Rabu – Sabtu, 16 sd 19 November 2011
Di Wisma Batamindo, Mukakuning
NOTE: Peserta Terbatas!!!
Hanya Rp. 3.500.000 (Non Member IPSM) Rp. 3.000.000,- (Member IPSM)
Harga yang kami berikan adalah harga special di Batam.
Training CGA dengan instruktur yang sama di Jakarta, Bandung & Semarang, atau kota lain yaitu Rp. 4.500.000,-
SILAKAN BUKTIKAN !!!
INFORMASI & PENDAFTARAN :
Pengurus IPSM, Yati Laila ~ 0812-701-3064,
Fifien Sitorus ~ 0813- 7220-0475,
Ratna ~ 0813-6481-1876.
Demikian kami sampaikan informasi ini, atas perhatian dan partisipasi yang sangat baik dari Bapak/Ibu, diucapkan terima kasih.
Salam hormat,
IPSM BARELANG Periode 2010-2013
” Bersama Kembangkan Sumberdaya Manusia ”
Graphology
Graphology berasal dari kata graphos dan logos. Graphos adalah bentuk-bentuk coretan tangan, goresan tangan, guratan tangan, dapat berupa tulisan, gambar, bentuk-bentuk beraturan dan tidak beraturan. Sedangkan logos adalah ilmu atau konsep-konsep pemahaman. Jadi, Graphology adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari dan mengkaji bentuk-bentuk coretan tangan atau hasil tulisan tangan seseorang, kemudian menginterpretasikannya sesuai dengan kriteria-kriteria yang terdapat didalam pribadi penulisnya.
Graphology dapat menganalisa kepribadian seseorang tanpa orang tersebut sadar dan merasa bahwa dirinya akan atau sedang dianalisa. Hal tersebut dapat mengurangi kemungkinan ketidakakuratan hasil tes yang diakibatkan oleh usaha sadar ataupun tidak sadar dari orang yang akan dianalisa tersebut untuk mendapatkan hasil tes yang diinginkannya.
Graphology tidak akan menjadi kuno karena tidak menggunakan pertanyaan tes yang selalu butuh untuk diperbaharui, atau mendiskriminasi hal yang berhubungan dengan kebudayaan. Graphology juga merupakan alat tes multi bahasa dikarenakan
Graphology tidak menganalisa isi tulisan, sehingga penggunaannya menjadi sangat luas di segala macam budaya.
Sekalipun seseorang itu adalah aktor yang sangat handal namun ia tidak dapat mengubah tulisan tangannya untuk mendapatkan kesan yang diinginkan, karena tulisan tangan dihasilkan dari proses pikiran bawah sadar seseorang yang kemudian direfleksikan melalui kontraksi syaraf dan otot pada tangan dan proses ini akan terjadi atau berlangsung secara alami, tidak dapat dimanipulasi atau dibuat-buat berdasarkan keinginan sadar seseorang.
Beberapa contoh informasi yang dapat diketahui dari hasil tulisan tangan seseorang antara lain :
» Prioritas dalam hidup
» Kreativitas, inisiatif, dan imajinasi
» Kejujuran, keramahan, dan ketulusan
» Loyalitas, integritas dan tanggung jawab
» Energi fisik, Motivasi, daya juang, dan ambisi
» Selera humor, fleksibilitas, dan dinamika kinerja
» Kemampuan analitis dan penyelesaian masalah
» Pengontrolan diri, optimisme, dan stabilitas kerja
» Kemampuan menjual suatu produk atau konsep,
» Kemampuan beradaptasi dan menyesuaikan diri
» Kestabilan kepribadian, kedewasaan, kemandirian
» Cara yang digunakan untuk mendapatkan sesuatu
» Kemampuan berorganisasi dan bekerja sama dalam tim
» Kemampuan administratif, ketelitian, dan kerapian bekerja
» Perbandingan antara kesesuaian kepribadian dengan posisi
» Kemampuan untuk menggunakan sumber daya yang dimiliki
» Kemampuan mengatur / manajemen, kepemimpinan, ketegasan
» dll.
Analisis Graphology dapat digunakan dalam banyak bidang, antara lain; bidang pendidikan, bimbingan dan konseling pekerjaan, kepegawaian, manajemen bisnis penanganan kasus di kepolisian, analisis dokumen pertanyaan, dll.
Graphology adalah ilmu yang mempelajari tentang analisa tulisan tangan untuk mengintepretasi karakter dan kepribadian seseorang, termasuk ’identitas’ diri seseorang. Graphology merupakan alat tes kepribadian yang sangat sederhana dan tidak biasa. Menulis adalah gerakan motorik yang dihasilkan oleh kontraksi system syaraf dan otot, yang merupakan refleksi dari pikiran sadar dan pikiran bawah sadar manusia. Pikiran sadar akan mengatur apa yang ditulis sedangkan pikiran bawah sadar akan mengatur cara tulisan tersebut dibuat. Oleh karena itu, tulisan tangan merupakan cerminan dari pikiran, suasana hati, spontanitas dan cara pandang seseorang tentang keseluruhan lingkungannya. Beratus – ratus tahun yang lalu, Aristoteles membagi manusia ke dalam tiga aspek yaitu body, mind and spirit atau sekarang lebih dikenal dengan istilah physical, mental and emotional.
Tulisan tangan dan tanda tangan seseorang bersifat unik sehingga tidak mungkin sama dengan tulisan atau tanda tangan orang lain. Dengan demikian apabila tulisan tangan kita dimasukkan ke dalam ratusan tumpukan tulisan tangan orang lain, maka kita akan tetap dapat mengenali tulisan tangan atau tanda tangan kita sendiri. Melalui Graphology dapat diketahui kondisi body/physical khususnya kesehatan penulis, termasuk didalamnya kondisi fisik yang tertentu seperti ketergantungan pada obat-obatan atau alcohol dan juga dorongan fisik yang dimiliki oleh penulisnya (termasuk kecenderungan agresif, kasar dan dorongan sexual).
Beberapa contoh manfaat grafologi yaitu:
a. Bidang industri: untuk membantu mengetahui kepribadian/karakter, termasuk di dalamnya ketidakjujuran karyawan, membantu pada proses recruitment dan penempatan karyawan.
b. Bidang kemiliteran (TNI & POLRI): sebagai alat untuk membantu mengungkap kebohongan tersangka kejahatan.
c. Bidang psikologi: untuk mendeteksi kecenderungan abnormalitas pada klien.
d. Bidang pendidikan: membantu untuk penempatan jurusan setelah lulus kuliah, mengenal bakat dan minat siswa.
Dan masih ada lagi manfaatnya, misalnya lagi untuk lingkungan keluarga, untuk membantu lebih saling memahami karakter pasangan masing – masing, sehingga terjadinya kesaling pengertian satu sama lain, untuk mengetahui kepribadian anak, apakah anak memilki kecenderungan abnormalitas pada seksualitasnya, psikologisnya, ataupun emosi, kcenderungan berbohong, bahkan mengetahui kecenderungan bakat si anak.
Post a Comment